#wilsafact

#WILSAFACT

Kecoa merupakan hewan yang bertempat tinggal di area yang kotor sehingga membuat serangga ini dikenal menjadi sarang berbagai kuman penyakit. Akhir-akhir ini beredar kabar yang menyebutkan bahwa cacing dalam perut kecoa bisa menular ke tubuh manusia.

Diterangkan pula bahwa sangat berbahaya apabila cacing ini sampai menyentuh kulit tubuh kita (terutama kaki) karena dapat masuk melalui pori-pori kulit atau bila ada luka terbuka pada kulit luar.

dr Upik menjelaskan kecoa yang tergencet tidak hanya mengeluarkan cacing atau telur cacing saja, melainkan kuman dan bakteri yang banyak beredar di tempat tinggalnya. Namun dr Upik tetap menyarankan agar masyarakat tidak terlalu khawatir sebab infeksi cacing lebih banyak dilakukan lewat makanan dan tangan yang tak dijaga kebersihannya, bukan lewat kecoa secara langsung.

Ia menambahkan, cacing yang dikatakan bisa masuk ke pori-pori bisa seperti cacing di tanah yang biasanya pada anak-anak ketika bermain di luar tidak memakai sandal, misalnya jenis Ancylostom.

Menurut dr. Chabib Afwan selaku Deputi Zoonosis Kementrian Koordinasi Kesejahteraan Rakyat RI dalam wawancaranya bersama beberapa media mengatakan “Karena bahaya kecoa, maka sebaiknya membunuh kecoa cukup dilakukan dengan menggunakan pestisida saja atau dengan menggunakan pembersih serangga atau racun serangga seperti yang sering dijual di toko-toko atau dipasar setempat itu sudah cukup.

Kabar mengenai cacing dalam perut kecoa ini masih perlu diteliti lagi keabsahannya. Untuk mengatasi infeksi cacing, meminum obat cacing sudah cukup membasmi cacing di dalam tubuh.

 

#wilsafact